ARSINDONEWS
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita

KPK Dampingi Mensos Turun Langsung Awasi Penyaluran Bansos

0 1,012

ArsindoNews – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mendampingi Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, turun langsung mengawasi penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap tiga di Provinsi DKI Jakarta. Hal ini untuk memastikan agar penyaluran bansos sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Niatan kita adalah satu, bagaimana kita bisa memberikan kepastian bahwa setiap warga negara yang punya hak untuk menerima bantuan itu sampai,” kata Firli dalam keterangannya, Rabu (20/5).

Mantan Kapolda Sumatera Selatan ini menyebut, ingin memastikan penyaluran sembako yang dilakukan oleh Kementerian Sosial berjalan dengan baik. Hal ini dipastikan agar bansos diterima tepat sasaran.

“Karena pada prinsipnya, bantuan itu harus tepat sasaran dan tepat guna, dan sampai kepada si penerima,” ungkapnya.

Oleh karena itu, jenderal polisi bintang tiga ini mengharapkan, penyaluran bansos harus merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun, harus juga melihat situasi di lapangan.

“Pedoman utama pemberian bantuan sosial itu menggunakan DTKS, tetapi apabila di lapangan ditemukan ada warga yang memang layak untuk menerima padahal yang bersangkutan tidak masuk dalam DTKS, maka dia dimasukkan,” harap Firli.

Sementara itu, Mensos Juliari Peter Batubara menuturkan, kehadiran KPK ikut turun langsung ke lapangan untuk memastikan penyaluran bansos tahap tiga di DKI Jakarta sesuai DTKS dan kondisi di lapangan. Hal ini sebagai bagian dari pengawasan yang sudah seharusnya dilakukan oleh institusi berwenang.

“Saya kira ini bagian dari kemitraan kami di pemerintah dengan KPK, dan juga sejalan dengan instruksi Bapak Presiden. Agar kami yang ditugasi menyalurkan bansos ini meminta pendampingan kepada institusi-institusi seperti KPK, kemudian BPKP,” ujar Juliari.

Politikus PDI Perjuangan ini pun mengharapkan, agar aparat penegak hukum seperti KPK terus memberikan pendampingan terhadap penyaluran bansos yang dilakukan oleh Kementerian Sosial. Hal ini tidak lain agar penyaluran bansos tepat sasaran.

“Kami juga berharap kepada KPK untuk diberikan pendampingan dan diingatkan japabila ada rambu-rambu, ada potensi pelanggaran,” pungkas Juliari.

Untuk diketahui, Kementerian Sosial menyalurkan 1,9 juta paket sembako bagi warga Jabodetabek. Bantuan akan disalurkan sebanyak enam kali selama tiga bulan, untuk wilayah DKI Jakarta telah memasuki penyaluran tahap tiga.

(Japos/AN)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy